Seorang laki² menanam pohon di kebun. Ia berdoa,
"TUHAN, berilah hujan,
agar akar pohon ini mendapat cukup air & tumbuh."
TUHAN menurunkan hujan yg cukup lebat.
Orang itu kuatir karena hujan tak kunjung berhenti,
jadi ia memohon,
"TUHAN, hentikanlah hujan ini,
supaya pohonku mendapat sinar matahari."
Hujan berhenti & matahari bersinar dgn terik.
Orang itu kuatir pohonnya mati kepanasan,
ia berdoa,
"TUHAN, turunkan hujan es,
agar pohonku merasa sejuk."
TUHAN mengirimkan hujan es.
Pohon itu sesaat tampak segar,
tapi sorenya layu & mati.
Dgn sedih orang itu bercerita kepada temannya.
Temannya berkata,
"aku juga menanam pohon,
& liatlah pohon itu tumbuh dgn baik.
Aku mempercayakan pohon itu sepenuhnya pada TUHAN.
DIA yg tlah menciptakannya tentu lebih tau apa yg di perlukan pohon daripada aku, seorang manusia.
Badai, cahaya matahari, hujan, angin, atau apa pun,
TUHAN tentu tau yg terbaik bagi kebutuhan pohon itu."
TUHAN mengajar kita bagaimana seharusnya Berdoa;
Bukan ber-tele² & menyangka banyaknya perkataan membuat di kabulkan,
m e l a i n k a n Doa yg penuh penyerahan.
Doa yg percaya bahwa TUHAN pasti melakukan yg terbaik untuk kita,
bagaimanapun caranya.
Itu sebabnya TUHAN menghendaki agar kita tidak mengkuatirkan segala hal,
sebaliknya Mengucap Syukur apapun jawaban-NYA.
Bukankah TUHAN tau yg Terbaik & yg paling kita perlukan?
TUHAN yg menjadikan kita,
TUHAN tau bagaimana mencukupi kebutuhan kita.
“Serahkanlah kuatirmu kepada Tuhan,
maka Ia akan memelihara engkau!
Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya
orang benar itu goyah.”
(Mazmur 55:23)
Goϑ ϐlešš Yoυ
Tidak ada komentar:
Posting Komentar