Hanya karena dan bagi Tuhan

"HANYA KARENA DAN BAGI TUHAN"

Keberhasilan akan menjadi musuh utama Tuhan, jika kita menjadikan keberhasilan itu sbg agenda pribadi.
Kita lbh terfokus pd pecapaian yg kita peroleh, sehingga menimbulkan rasa percaya diri yg berlebih.
"Semua karena aku!", dan keberhasilan instan pun akan membuat kita melupakan Tuhan. Padahal keberhasilan tdk akan pernah ada, tanpa campur tangan Tuhan!

Ketika kita mulai fokus pada pencapaian, maka roh kesombongan mulai menyelusup dan mengakibatkan fokus kita hanya tertuju kpd diri sendiri. Kita lupa akan anugerah dan pertolongan Tuhan, dan akhirnya perlahan tapi pasti kita merasa tdk terlalu memerlukan Tuhan lagi. Pikiran kita pun mulai berkata, "Segala sesuatu hanya DARIKU, hanya karena aku, hanya kpdku, dan hanya UNTUKKU." Inilah awal dari kehancuran yg sesungguhnya.

Tetapi ketika kita menyadari bhw kita diciptakan Tuhan utk memenuhi tujuan2-Nya yg kekal, maka kita akan bersyukur krn telah diberi kehidupan di muka bumi ini, diberi kesanggupan utk menjalani hdp dlm penyertaan Tuhan, serta diberi kesempatan utk menggali potensi terdalam dari diri kita. Semuanya hanya utk melakukan apa yg Tuhan kehendaki.

Bila di wkt2 lalu kita telah berhasil mengembangkan potensi yg Tuhan berikan, ingatlah selalu kpd Sang Pemberi. Dia yg sdh mengaruniakan segala potensi kita. Teruslah maksimalkan potensi yg Tuhan investasikan dlm diri kita, sehingga berbuah lebat, dan menghasilkan sesuatu yg dinikmati oleh diri sendiri, Tuhan serta semua org.

Efesus 2:10
"Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya."

Seperti firman Tuhan di atas, kita diciptakan utk melakukan pekerjaan baik yg sebelumnya sdh dipersiapkan Allah. Utk melakukan pekerjaan itulah, makanya Tuhan memberikan berbagai potensi dlm diri kita.
Mari miliki filosofi yang benar dan berkata, "Kuhidup hanya karena-Mu dan hanya untuk-Mu Tuhan, selamanya."

Tuhan Yesus memberkati !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar