"MENDEKATLAH KEPADA TUHAN!"
Ada pepatah Tionghoa yang mengatakan, "Hadapilah hal-hal yang aneh tanpa rasa takut, maka sifatnya yang menakutkan akan hilang."
Kita juga sering dinasehati untuk membuang perasaan takut agar kita lebih berani menghadapi tantangan hidup.
Namun, apakah nasehat seperti itu manjur bagi bangsa Israel saat menghadapi orang-orang yang munafik, licik dan keji? Jika Israel hanya sekedar menghilangkan perasaan takut mrk, musuh-musuh mereka tentunya akan tetap menyerang mereka , bahkan mengalahkan mereka . Itu sebabnya Pemazmur memiliki prinsip lain saat menghadapi rasa takut itu.
Mazmur 62:2-3
"Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah."
Menurut Pemazmur, "Hanya dekat Allah saja aku tenang." Hanya kepada Allah sajalah mereka berharap. Allah digambarkan bukan hanya sekedar penghalang rasa takut, tetapi lebih dari itu Allah digambarkan sebagai tempat untuk berlindung, sebagai benteng, bahkan sebagai pemberi selamat yang akan berperang di depan mereka untuk mengalahkan sumber ketakutan mereka . Saat orang Israel mendekat kepada Allah, ketakutan mereka hilang dan musuh mereka pun dihalau oleh Tuhan.
Apa atau siapa yang telah mengakibatkan kita merasa tidak tenang dan takut? Membuang ketakutan bukanlah cara terbaik untuk mengatasi masalah kita. MENDEKATLAH KEPADA TUHAN! Ia sanggup membuang rasa takut dan sumber ketakutan kita, bahkan mengubah rasa takut menjadi tenang.
Selamat mendekatkan diri kepada Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati !!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar