Penangkal racun

"PENANGKAL RACUN"

Produk yang mengandung racun, seperti pembasmi serangga, akan mencantumkan peringatan dan penangkal pada kemasannya bila produk itu tertelan secara tak sengaja. Dan untuk hal ini ada undang-undangnya yang mengatur dan mengharuskan demikian. Selain itu, para ahli racun memang mempunyai tugas untuk mengetahui apa saja yang dapat menjadi penangkal berbagai racun.

Jika belum terlambat, keracunan fisik pada umumnya dapat diatasi. Namun, ada racun yang lebih berbahaya, yaitu racun mental. Racun itu bisa membuat manusia menderita dan kehilangan kebahagiaan. Sebagian orang , terus membiarkan pikiran dan hatinya mengonsumsi berbagai racun itu. Racun rasa takut, iri, minder, cemburu, benci, dan khawatir merupakan pembunuh bagi kebahagiaan dan kedamaian hidup.

Adakah penawar racun mental itu? Ada! Caranya adalah dgn tidak memberi tempat bagi racun-racun mental itu. Isilah pikiran kita dengan hal-hal positif!
Paulus mengatakan, "Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu." (Filipi 4:8).

Penangkal racun tubuh tidak akan bekerja efektif apabila tidak digunakan dan dicerna tubuh. Demikian pula halnya dengan penangkal racun mental. Karena itu, selain mengisi pikiran dan hati kita dengan "semuanya itu", kita pun harus melakukan semua ajaran dan teladan paulus.

Filipi 4:9
"Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu."

Selamat menangkal hal-hal yg buruk di hati dan pikiran dgn memikirkan dan melakukan hal-hal yang baik.

Tuhan Yesus memberkati !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar