"DIREMUKKAN"
Dlm Yeremia 18, Tuhan memperlihatkan pada hamba-Nya bahwa hanya tanah liat yang masih lempung saja yang dapat dibentuk sesuai kehendak Sang Tukang Periuk. Sementara tanah liat yang sudah keras dengan bentuk yang sudah keliru tidak bisa dibentuk lagi. Tukang periuk harus meremukkannya hingga hancur berkeping-keping agar dapat kembali dibentuk.
Yeremia 18:4
"Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjd bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya."
Tuhan tidak dapat memakai seseorang yang keras. Setiap orang yang Ia angkat selalu orang-orang yang sudah diremukkan, hanya orang begini yang dapat Ia gunakan. Sebab mereka telah belajar apa artinya menjadi rendah hati dan tidak sombong karena talenta, urapan, kepercayaan, dan pemakaian Tuhan dalam hidup mereka.
Segala kemegahan Musa sebagai pangeran Mesir dan panglima perang harus diremukkan dahulu selama 40 tahun di padang gurun Midian, sebelum akhirnya Tuhan dapat memakainya sebagai penyelamat Israel.
Yusuf si anak kesayangan, yang selalu dimanja dengan jubah-jubah yang mewah harus diremukkan dulu selama 13 tahun, sebelum Tuhan angkat menjd seorang penguasa yang mendatangkan berkat dan menyelamatkan Mesir dan keluarganya. Bahkan Yesus sendiri harus diremukkan selama 30 tahun hingga barulah Ia dapat memulai pelayanan-Nya.
Saat Paulus bergelimang urapan dan prestasi, sebuah 'duri dalam daging' diijinkan Tuhan hadir dalam hidupnya supaya ia tidak dapat memegahkan diri. Proses ini saya sebut juga sebagai kasih karunia. Sebab ia bukan hanya ada seblm kita dipakai-Nya, melainkan juga menjaga kita sepanjang perjalanan pelayanan kita. Saat kita menjadi 'keras' dalam kesombongan, Tuhan akan meremukkan kita kembali agar senantiasa lentur utk dibentuk seturut kehendak-Nya.
Ulangan 32:39
"Lihatlah sekarang , bahwa Aku, Akulah Dia. Tidak ada Allah kecuali Aku. Akulah yg mematikan dan yang menghidupkan, Aku telah meremukkan, tetapi Akulah yang menyembuhkan, dan seorgpun tidak ada yang dapat melepaskan dari tangan-Ku."
Senantiasalah belajar menjadi pribadi yang rendah hati.
Tuhan Yesus memberkati !!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar