Menghindari keserakahan

"MENGHINDARI KESERAKAHAN"

Tanpa kita sadari, seringkali kita  sedang diperbudak oleh uang, kita tidak pernah merasa cukup, malah justru kita cenderung menjadi serakah, kita menjadi pelit untuk berbagi.

Ibrani 13:5
Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tdk akan meninggalkan engkau."

Menjadi hamba uang adalah keserakahan, dan seorang hamba adalah orang yang sudah tidak berhak atas dirinya, ia seperti 'budak belian' karena tidak punya hak atas dirinya sendiri, apapun kata majikannya harus dituruti, bahkan dia tidak berhak lagi atas nyawanya sendiri.
Sebagai hamba uang, maka uang akan mengatur dia dalam segala hal, hidup-matinya ditentukan oleh uang.

Sifat selalu merasa tidak cukup, akan membinasakan kita, keserakahan merusak mental dan moralitas, orang yang serakah cenderung kehilangan identitas, meremehkan orang lain, harga dirinya adalah harta bendanya.

Cukupkanlah diri kita dengan apa yang ada, bahkan dalam "Doa Bapa Kami" ada tertulis: "Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya" (Matius 6:11).

Mencukupkan diri dengan berkat Tuhan itu sangat indah, kita menjadi bergantung sepenuhnya kepada Tuhan, membuat kita makin ingin bersekutu dengan-Nya.

Kaya itu bukan dosa, tetapi kaya di atas penderitaan orang lain, menindas orang lain, tidak peduli akan kemalangan orang lain, tidak mau berbagi, itulah yang salah.

Ingat akan janji Tuhan, "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau." (Ibrani 13:5b)
Dia adalah Tuhan yang selalu ada bersama kita, menyertai kita, jadi jangan kita kuatir atau takut, kita ini biji matanya Allah, burung di udara dan bunga bakung di padang saja dipelihara Tuhan, apalagi kita, rupa dan gambar Allah sendiri.

Masalahnya kita seringkali tidak yakin akan penyertaan Tuhan, kita tidak memiliki iman yang benar, sehingga keserakahan menguasai kita.
Selamat menjd pribadi yang beriman sehingga terhindar dari keserakahan.

Tuhan Yesus memberkati !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar