Pradigma yang baru

" PARADIGMA YANG BARU "

"dan telah mengenakan manusia baru yang terus menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;" (Kolose 3:10)

Seringkali kita tidak menyadari bahwa sebagai orang percaya yang telah percaya dan diselamatkan oleh Kristus, kita adalah ciptaan yang baru, tidak peduli betapa rusak dan kotornya kita sebelumnya.

Alkitab mengatakan bahwa, "Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala, Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu." (Kolosr 3:5,8)

Setelah perubahan menjadi ciptaan yang baru itu terjadi, perlu kita ingat bahwa kita harus menjaga diri kita agar tidak terjerumus kembali dengan hidup kita yang lama, tetapi sebaliknya kita harus selalu diperbaharui agar semakin sempurna seperti Kristus.

Oleh karena itu paradigma kita sebagai manusia baru harus memiliki cara pandang yang baru, kita memandang segala sesuatu dengan konsep yang baru, konsep sebagai orang yang telah diselamatkan oleh Kristus.

Paulus dahulu dikenal sebagai orang yang sangat kejam dan pembantai orang kristiani, tetapi waktu mengalami perjumpaan dengan Yesus, dia menjadi ciptaan yang baru dan bukan itu saja, dia juga memiliki paradigma yang baru.
Apa paradigmanya ?
"Demikianlah hendaknya orang memandang kami; sbg hamba-hamba Kristus, yang kepadnya dipercayakan rahasia Allah, yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai." (1 Korintus4:1).

Dambaan utamanya adalah menjadi hamba yang setia dan dapat dipercaya, bukan mau menjadi primadona atau selebritas atau menjadi pemimpin yang dikultuskan.

Lewat kesaksian hidup dan pelayanan Paulus, mari kita belajar untuk memiliki PARADIGMA YANG BARU sebagai anak dan hamba-Nya yang benar di mata manusia dan Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar