Curang demi impian

" CURANG DEMI IMPIAN "

Banyak kisah sukses yang berawal dari mimpi. Ada orang yang mulai bermimpi sejak ia mendapatkan kesempatan. Namun, ada pula orang yang bermimpi walaupun belum memiliki kesempatan.
Yakub merupakan contoh orang yang memiliki mimpi walaupun belum ada kesempatan. Karena lebih banyak tinggal di tenda, Yakub lebih sering mendengarkan perkataan ayahnya. Ia pun memahami adanya berkat yang kelak diperoleh setiap anak sulung.
Walaupun terlahir sebagai anak bungsu, Yakub tetap berusaha untuk mendapatkan berkat itu.

Kejadian 25:31
Tetapi kata Yakub: "Juallah dahulu kepadaku hak kesulunganmu."

Ayat diatas menceritakan bagaimana Yakub memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan hak kesulungan. Esau yang kurang memahami pentingnya hak kesulungan dengan mudah menjualnya.
Menjual hak kesulungan kelihatannya bukan peristiwa yang lazim dilakukan pada saat itu. Apalagi di dalam perikop tidak disebutkan adanya orang lain yang menjadi saksi. Jadi, kita tidak mengetahui apakah transaksi "barter" itu sah atau tidak. Bahkan sangat mungkin ayah dan ibu mereka tidak mengetahui peristiwa ini.

Kegigihan Yakub dalam berupaya mewujudkan mimpinya memang dapat diberi acungan jempol. Namun, bila dilakukan dengan cara curang, usaha tersebut menjadi tidak baik. Saat ini banyak orang menyebut dirinya anak Tuhan dan mengerti akan firman pun masih melakukan praktek-praktek kecurangan dalam mencapai tujuan dan mimpinya! Curang dalam berbisnis, mengumbar janji kosong untuk meyakinkan orang lain, dan menghalalkan berbagai cara yang menyimpang dari prinsip-prinsip kebenaran firman Tuhan.

Mimpi dan usaha mendapatkan berkat-berkat dari Tuhan adalah hal yang baik. Namun, bila dilakukan dengan cara yang keliru, menjadi hal yang tidak baik!

Roma 12:2 "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaruan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna."

Selamat menjadi pribadi yang berkenan di mata Tuhan dan sesama.

Tuhan Yesus memberkati !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar