" MERENDAHKAN DIRI DI HADAPAN TUHAN "
"Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan." (Lukas 14:11)
Kalimat diatas muncul ketika Yesus mengkritik orang-orang Farisi dan ahli Taurat, mereka memang mengajarkan Taurat tentang kebenaran, mengajarkan supaya setiap orang berlaku benar, namun perilaku mereka sendiri tidak benar!
Mereka ingin menempatkan diri sebagai Musa pada jaman mereka, mereka menempatkan diri menjadi tinggi, hebat, melebihi siapa pun, yang lebih parah, mereka menempatkan diri sebagai wakil Tuhan.
Dengan sikap seperti itu, mereka telah bermusuhan dengan Allah, sebab Allah benci terhadap orang sombong, pongah, yang gemar meninggikan diri, tidak mau kalah, dan suka dipuji-puji.
Seringkali dalam masyarakat kita, dalam suatu hubungan antar manusia, banyak nasehat yang meminta orang yang lebih muda untuk mengalah.
Nasihat ini sekaligus menunjukkan kepada kita bahwa tidak mudah untuk orang yang "berposisi lebih tinggi" untuk merendahkan diri. Posisi lebih tinggi itu bisa berupa usia yang lebih tua, berkedudukan lebih tinggi, lebih kaya secara materi, lebih pintar secara akademis, dsb..
Merendahkan diri yang dimaksud disini menyangkut sikap hati yang takluk pada kebenaran firman Allah, tunduk dan menyadari dirinya sebagai orang berdosa.
Orang yang semakin dekat dengan Tuhan, seharusnya memiliki sikap rendah hati karena dia menyadari bahwa semua yang dia miliki, semata-mata hanya karena anugerah Tuhan. Kerendahan hati seseorang bukan menyangkut penampilan fisik, melainkan suatu kesadaran bahwa diri kita bukanlah apa-apa.
Amsal 16:5 "Setiap orang yang tinggi hati adalah kejejian bagi Tuhan; sungguh, ia tidak akan luput dari hukuman."
Jujur, tidak mudah merendahkan diri, apalagi kalau harga diri kita terusik, gengsi kita dijatuhkan, tetapi kalau kita mau ditinggikan oleh Tuhan, kita harus belajar merendahkan diri maka Tuhan yang akan mengangkat kita.
Jika kita mendapat penghinaan atau direndahkan, renungkanlah..., itu kesempatan untuk merendahkan hati, dan MERENDAHKAN DIRI DI HADAPAN TUHAN.
Tuhan Yesus memberkati !!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar