LUAR BIASA, CHOW YUN FAT SUMBANGKAN 99% HARTANYA UNTUK KEBAIKAN.
Tidak ada yang lebih bernilai daripada kebaikan. Demikian prinsip yang dianut Chow Yun-Fat. Bintang ‘Crouching Tiger, Hidden Dragon’ itu pun akan menghibahkan 99 persen kekayaannya untuk amal $HK 1 milyar. (Rp 11.4 triliun)
Hibah itu akan dilakukan setelah Chow meninggal. “Aku tidak ingin membawa apapun ketika mati,” kata Chow seperti dilansir Asiaone.
Chow membuat keputusan tersebut setelah melakukan perjalanan fotografi ke Mongolia tahun lalu. Perjalanan itu sangat menginspirasi Chow. Aktor kelahiran Pulau Lamma, Hong Kong, 18 Mei 1955 itu menyadari segalanya dalam hidup ini tidak ada artinya kecuali kebaikan.
“Dalam tiga hari saya meninggalkan istri untuk ikut perjalanan itu. Saya belajar keahlian dan ketrampilan fotografi. Itu sangat membuka mataku,” curhat pria yang diberi gelar sebagai ‘aktor yang paling mengagumkan di dunia’ oleh The Los Angeles Times itu.
Menggeluti karier film selama 37 tahun telah membawa Chow ke puncak kesuksesan dan bergelimang kekayaan. Meski demikian, aktor berusia 62 tahun, itu dan istrinya tidak pernah punya keinginan untuk menikmati kekayaannya sendiri selamanya. Bagi Chow, kekayaan hanya titipan Tuhan.
“Uang bukanlah milik saya sendiri. Itu hanya dititipkan Tuhan lewat honor yang saya terima. Saya tidak ingin memilikinya sendiri selamanya,” tegas Chow. Kekayaan Yang Kasat Mata.
Banyak orang menyimpan keinginan menjadi kaya. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari bahwa sebenarnya dia adalah orang kaya. Terutama orang Kristen. Lho kok bisa ? Karena bagi kita orang yang sudah dimerdekakan Kristus, kekayaan bukan lagi berbicara tentang barang yang fana. Justru kekayaan utama kita adalah Kristus yang tinggal ditengah-tengah kita, maka kita memiliki semua yang Kristus miliki. SEMUANYA ! Dengan kata lain, kita menjadi kaya di dalam Dia. Karena kita memiliki kuasa, hikmat, pengharapan, kemuliaan dan masih banyak lagi. Semua ini tentu tidak bisa diukur dengan nominal uang, bukan ?
Kitab Wahyu katakan barangsiapa menang, ia akan duduk memerintah bersama dengan Kristus dalam kekekalan. Ini bukan janji kosong, tapi inilah tujuan akhir dari perjuangan kita di dunia ini ; memerintah bersama Kristus di Surga nanti. Jadi, kehidupan KeKristenan sesungguhnya menyimpan jutaan kekayaan yang tidak bisa kita hitung dengan uang. Justru inilah kekayaan kita yang sesungguhnya. Meski tampaknya kasat mata, tapi bukan berarti kekayaan ini tidak nyata. Sudahkah kita menyadari berapa kayanya kita ketika tinggal dalam Kristus ? Kita tidak akan pernah berkekurangan, tak akan melarat dalam apa pun.
Uang hanyalah sebagian kecil dari kekayaan yang sesungguhnya. Tapi kekayaan yang sesungguhnya adalah ketika Kristus tinggal di tengah-tengah kita.
"Supaya hati mereka terhibur...sehingga mereka memperoleh segala kekayaan dan keyakinan pengertian dan mengenal rahasia Allah, yaitu Kristus." (Kol. 1 : 2 ).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar