Madu
Suatu ketika mobil pengangkut madu tiba di sebuah toko...
Orang-orang datang berebut untuk membelinya.
Terjadilah antrean panjang di toko pedagang madu.
Tibalah giliran seorang Wanita Tua miskin, dengan tangan gemetar ia menyodorkan gelas yang dibawanya kepada si pedagang madu dan berkata,
WANITA TUA : Aku tidak MAMPU membeli madumu, sudilah engkau BERSEDEKAH untukku dengan segelas madu saja.
PEDAGANG MADU : Tidak, aku tidak bisa memberimu SEGELAS madu.
Tetapi kemudian Pedagang madu itu menyuruh pembantunya untuk membawa SETOPLES BESAR madu dan mengantarkannya ke rumah Wanita Tua itu.
Wanita Tua menerima-nya dengan mata TERBELALAK karena tidak percaya apa yang telah terjadi.
Air mata BAHAGIA mengalir deras di pipinya keriputnya.
Seorang laki-laki pembeli yang tadinya antre di belakang Wanita Tua bertanya pada si pedagang madu,
SEORANG LAKI-LAKI : Tuan, yang diminta wanita itu cuma SEGELAS madu, mengapa engkau malah memberinya SETOPLES madu...?
PEDAGANG MADU : Ia meminta Sesuai dengan kebutuhannya,
sedangkan aku memberi
Sesuai kemampuanku.
Aku mengerjakan itu karena begitulah keadaanku dihadapan Tuhanku selama ini.
Setiap kali aku meminta kepada-NYA apa yang kuinginkan, Ia selalu memberiku berdasarkan keinginan-NYA. Dan pemberian-NYA bukan SEKADAR CUKUP, melainkan selalu LEBIH DARI CUKUP.
Tuhan akan MENCURAHKAN berkat sesuai dengan KAPASITAS kemampuanNYA.
Dan kita akan MENERIMA melebihi KEBUTUHAN kita.
Filipi 4:19
Tidak ada komentar:
Posting Komentar