Carilah Tuhan

"CARILAH TUHAN!!"

Nabi Amos diutus Tuhan untuk memberitakan hukuman bagi Israel, namun di sisi lain dia juga masih mempunyai pengharapan bahwa Israel masih mungkin diselamatkan.

Amos 5:4
Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel: "Carilah Aku, maka kamu akan hidup!

Menurut Amos, satu-satunya kemungkinan bagi Israel untuk diselamatkan adalah kalau mereka segera berbalik kepada Tuhan.
Bagi Israel tidak ada cara lain untuk bisa lolos dari hukuman tersebut , selain mencari Tuhan dalam seluruh kehidupan mereka, bukan sekedar mencari-Nya di rumah-rumah ibadah atau tempat-tempat "suci", melainkan dalam praktek kehidupan sehari-hari, dalam tindakan mereka satu terhadap yang lain.

Manusia memang mencari banyak hal, uang, pekerjaan, kehormatan, popularitas, kekuasaan, dsb.
Mereka berpikir bahwa dengan mencari semua itu mereka akan hidup.
Yang menjadi persoalan adalah ketika manusia ingin mendapatkan semua itu, manusia melupakan atau tidak mencari Tuhan dengan sikapnya yang sewenang-wenang terhadap sesamanya.
Karena itu, manusia bisa mendapatkan semuanya itu, tetapi tidak mendapatkan hidup yang sesungguhnya, hidup yang sejati.

Amos mengingatkan kita, bahwa pencarian terhdp Tuhan tidak cukup hanya secara lahiriah saja, tetapi harus meliputi keseluruhan diri kita. Bahkan, pencarian terhdp Tuhan itu sebenarnya merupakan sebuah perjalanan yg bersifat ke dalam diri kita sendiri.

Apakah kita merasakan kehadiran Tuhan di dalam diri kita? Apakah kehadiran Tuhan itu mewarnai seluruh tindakan kita terhadap sesama kita? Apakah kita memberi kesempatan kepada Tuhan untuk berperan di dalam diri kita? Apakah Tuhan yg sungguh menguasai hidup kita? Siapakah Tuhan itu bagi kita? Bukankah yg sering kita lakukan adalah menjadikan-Nya tidak lebih dari sekedar "ban serep" yang hanya kita perlukan saat-saat tertentu saja, selama kehidupan kita berjalan baik, tidak ada tempat buat Tuhan.

Matius 6:33
"Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

Selamat mencari dan menempatkan Tuhan di "posisi sejati-Nya"

Tuhan Yesus memberkati !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar