Rubuhkan tembok pemisah

"RUBUHKAN TEMBOK PEMISAH"

Dlm banyak hal, selalu saja ada yang membangun dan ada juga yg merusak. Ada orang-orang yang membangun kehidupan bersama yang baik, ada juga yang cenderung memecah belah atau memperlebar jarak pemisah.

Efesus 2:11-16 mejelaskan bahwa Tuhan Yesus melalui kematian-Nya disalib untuk dan telah merobohkan dinding pemisah. Kedua belah pihak menjadi satu, yang "jauh" sudah mejadi "dekat". Mereka bukan lagi orang asing, melainkan kawan sewarga anggota keluarga Allah.

Efesus 2:14
"Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,"

Firman Tuhan telah menegaskan kepada kita tentang robohnya tembok pemisah, yaitu perseteruan. Bila perseteruan sudah diselesaikan dan tidak ada lagi pemisah, maka terjadilah persahabatan yang sangat indah dan membahagiakan.
Berhubung Kristus sudah merobohkan, maka janganlah manusia membangun lagi tembok-tembok pemisah. Perbedaan boleh ada, malah baik bila dapat saling melengkapi dan merangkul satu sama lain, bahkan semua pihak. Ingatlah bahwa Kristus melalui kematian dan kebangkitan-Nya sudah mempersatukan!

Dlm kenyataan hidup sehari-hari, banyak perbedaan yg cenderung kita besar-besarkan. Misalnya, perbedaan warna kulit, suku, status sosial, warna kulit, pandai-bodoh, dan seterusnya. Tidak dapat disangkal bahwa perbedaan itu memang ada. Namun, perbedaan itu bukan untuk dipertentangkan, melainkan untuk dijadikan kesempatan untuk saling menopang dan menolong sebagaimana yang dikehendaki Kristus.

Ibrani 13:16
"Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah."

Selamat merubuhkan tembok pemisah dan perseteruan.

Tuhan Yesus memberkati !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar