Menukar Tuhan

"MENUKAR TUHAN"

Dengan alasan serasional apa pun, kebesaran Tuhan tetap tidak boleh ditukar dengan apa pun juga, karena hal itu sungguh menyakitinya!!

Hakim 2:12
"Mereka meninggalkan TUHAN, Allah nenek moyang mereka yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir, lalu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa2 di sekeliling mereka , dan sujud menyembah kpdnya, sehingga mereka menyakiti hati TUHAN."

Dewasa ini ada banyak orang yang mengaku dirinya seorg Kristiani, namun demi alasan mencari nafkah, meraih jenjang karier yang lebih baik, atau mendapatkan kekasih/seseorang yg dicintainya, rela menukar keselamatan dan Tuhannya untuk kebahagiaan sesaat. Betapa sedihnya hati Tuhan melihat hal itu.

Bukankah kita yang seharusnya mati karena dosa telah digantikan-Nya di kayu salib krn begitu besar kasih-Nya kepada Kita?

Yohanes 3:16
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kpd-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Tuhan adalah kasih, namun Tuhan kita pun adalah Tuhan yg adil, Ia menyediakan bagian yang setimpal bagi mereka yang bertoleransi dengan dosa dan berbalik dari jalan Tuhan.
Jangan pernah menukar iman dan Tuhan kita dengan apa pun yang ada di dunia ini. Barangsiapa menyangkal Tuhan di depan manusia, Tuhan juga akan menyangkal kita di depan Bapa!!

Matius 10:32-33
"Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga."

Sukses dan nama besar adalah fana, sedangkan iman berguna utk kepentingan kekal, karena dengan iman kita beroleh hidup yg kekal.
Semenarik apa pun tawaran dari dunia, itu semua tidak dapat dibandingkan dgn kasih-Nya yang membawa keselamatan dan kebahagiaan kekal bagi setiap kita.

Selamat menjadi pribadi yang teguh dalam iman kepada KRISTUS.

Tuhan Yesus memberkati !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar